Tips Mencari Kacer Bahan dari Rumahan Untuk Dilombakan

Tips Mencari Kacer Bahan dari Rumahan Untuk Dilombakan

Mendapatkan burung kacer yang berpotensi terkadang membutuhkan waktu yang tidak sedikit, apalagi untuk teman-teman yang baru mengenal burung kacer. Pandai memilih bakalan potensial memang perlu pengalaman yang matang. Terutama untuk kita yang tidak memiliki harta menggunung. Kalau untuk pemilik modal yang bayak hal ini bukan hal penting, pasalnya mereka bisa membeli kacer yang sudah jadi atau sudah gacor. Tapi bagi kita ini merupakan tahap yang penting karena kita akan memilih bakalan untuk dijadikan kacer gacor dan dilombakan.

Kenapa bakalan kacer potensi itu penting? Karena dari dari bakalan yang pontesial kita bisa lebih mudah membentuk jawara kacer atau kacer gacor .

Namun tenang saja, karena pada artikel ini saya akan memberikan sedikit tips mencari bakalan kacer potensial dari rumahan. Untuk lebih jelasnya kalian langsung saja simak dibawah ini.

Tips Mencari Kacer Bahan dari Rumahan Untuk Dilombakan

Tips Mencari Kacer Bahan dari Rumahan Untuk Dilombakan

  • Pilih kacer jantan dan sehat atau tidak cacat fisik.
  • Jika ada banyak pilihan, pilih burung kacer muda rumahan yang sudah gacor.
  • Pilih burung kacer bahan yang masih tetap bunyi walau sudah dipindah gantungan (Jika Memungkinkan)
  • Yang krusial, jika memungkinkan bisa langsung anda jemur kacer pilhan sambil ngopi. Selanjutnya anda perhatikan, jika burung kacer tersebut cepat kepanasan yang di tandai dengan kondisi ngos-ngosan hitungan > 1 jam, langsung bayar (tapi tanyakan dulu harganya :D).

Jika beberapa kriteria tersebut terpenuhi, insyaallah kacer tersebut tidak akan menyusahkan teman-teman dalam perawatan dan juga settingan menuju lomba.

Jika semuanya sudah selesai, berikut ini hal yang harus kalian perhatikan ketika sudah dirumah :

1. Burung tidak boleh langsung dimadikan, cukup berikan JK 2 ekor.

2. Dipagi harinya burung kita jemur lagi sambil kita perhatikan gerak-geriknya. Jika burung kacer tersebut enjoy serta masih kepanasan dalam hitungan waktu kurang dari 2 jam, maka burung tersebut bisa kita mandikan dan jemur. Namun dalam penjemuran jangan sampai over, jika dirasa cukup dan burung sudah kepanasan langsung angkat dan di angin-anginkan sebelum masuk keruangan.

Nah, kira-kira seperti itu sob dalam memilih bakalan kacer rumahan yang potensial untuk dijagokan dalam lomba. Untuk yang ingin mendapatkan tips lebih banyak dan ingin download suara burung jangan lupa simak di pawangkicau.com…

Sistem Kerja Toilet Portable

Seperti kita ketahui, umumnya toilet digunakan sebagai sarana pembuangan limbah manusia yang kemudian ditampung dan disalurkan ke septic tank untuk kemudian diolah dan diuraikan. Tidak jauh berbeda dengan toilet secara umum toilet portable juga mempunya sistem kerja yang sama, yang membedakan hanyalah ukuran ataupun material pembangun toilet tersebut. Toilet ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan dibuat dari bahan yang ringan sehingga mudah dipindahkan. Toilet ini biasanya terdapat di lokasi umum yang ramai pengunjung.

Sistem Kerja Toilet Portable

Toilet portabel memiliki fasilitas yang hampir sama dengan toilet rumah yang biasanya kita gunakan, seperti WC (water closet) duduk/jongkok, kran air, tissue, bak air, lampu, gantungan baju, dsb. Hanya saja karena toilet ini berukuran lebih kecil karena digunakan masyarakat umum, dan dilokasikan di tempat umum untuk memudahkan kebutuhan masyarakat.

Ukuran yang kecil tidak menghilangkan keharusan toilet seperti adanya septic tank sebagai tempat penampungan kotoran manusia dan pengolahannya. Toilet portable juga memiliki septic tank yang berada di bawah WC/toilet tersebut. Namun, septic tank toilet portable ini memiliki batas maksimum yang lebih sedikit dibandingkan septic tank yang dimiliki di rumah hunian manusia, sehingga perlu sering dilakukan pengurasan.

Septic tank pada toilet ini ada 2 jenis, yaitu lubang untuk menampung sementara yang harus dikuras (disedot WC) dengan waktu berkala. Dan yang kedua, lubang septic tank yang tersambung dengan saluran pembuangan yang tersedia, sehingga tidak perlu proses pengurasan (sedot WC) lagi. Sama halnya dengan toilet umumnya, toilet portable ini juga memiliki ventilasi untuk keluar masuk udara pada septic tank-nya. Drain sebagai lubang untuk kuras/sedot jika septic tank penuh. Out septic tank luang saluran untuk mengalirkan limbah yang tertampung di dalam septic tank.

Toilet portable juga harus dijaga kebersihannya layaknya toilet yang biasanya kita gunakan di rumah. Bahkan karena toilet ini digunakan untuk masyarakat umum, toilet ini harusnya lebih mendapat perhatian lebih akan kebersihannya. Karena sarang penyakit memungkinkan menular pada orang-orang yang memakai fasilitas umum ini.…